Minggu, 10 Januari 2010

Kuliah Kerja Lapangan (KKL) I Geografi

Kuliah Kerja Lapangan (KKL) merupakan kegiatan instruksional yang
dilaksanakan oleh lembaga pendidikan seperti UNNES. Hakekat geografi adalah
digali dari lapangan yang nyata, dapat memberikan kesan yang baik bagi yang
mempelajarinya. Oleh karena itu Kuliah Kerja Lapangan merupakan metode
mengajar yang mengembangkan ketiga domain (afektif, kognitif dan psikomotorik)
sesuai dengan hakekat geografi dan objek geografi yaitu geosfer (litosfer, hidrosfer,
biosfer, atmosfer) sehingga konsep esensial geografi dapat dipahami. Dengan
kegiatan KKL maka para mahasiswa akan mampu menemukan sendiri dan dari pokok
bahasan di kelas akan dipraktekan dengan kenyataan yang ada di lapangan. Untuk
mencapai kegiatan tersebut dibutuhkan waktu yang tidak sama lamanya, waktu
kegiatan di lapangan bergantung pada tujuan dan jarak tempat yang menjadi objek
kajian, mungkin beberapa jam atau bahkan beberapa hari. Pelaksanaan kegaitan KKL
I adalah dalam rangka mempelajari dan mengaplikasikan sesuatu dari beberapa mata
kuliah, yang mana dalam satu kali kegiatan lapangan bisa digunakan untuk
bermacam-macam ilmu dan dapat mencapai tujuan yang berbeda-beda, dari beberapa
disiplin ilmu. Melalui pelaksanaan KKL pada proses belajar mengajar geografi dasar
mental mahasiswa yang meliputi dorongan dapat di bina dan dikembangkan seperti:
a. Dorongan ingin tahu (sense of curiosity)
b. Dorongan minat (sense of interest)
c. Dorongan ingin membuktikan kenyataan (sense of reality)
d. Dorongan ingin menemukan sendiri gejala dilapangan (sense of discovery).
(Irawan Merta, 2003:13)
Dalam penelitian ini difokuskan pada KKL I yaitu daerah Mrapen, Bleduk
Kuwu yang berlokasi di Purwodadi, Pegunungan Kendeng di Sragen dan Parang
Tritis di Bantul. Pada KKL I pengamatan dan pengukuran lebih menekankan pada
Geologi, Geomorfologi dan kondisi sosial ekonomi yang meliputi:
a. Kondisi batuan dan fisik batuan
b. Kondisi tanah
c. Penggunaan lahan
d. Kondisi social ekonominya (Palangan, 2000:5)
F. Geografi Fisik dan Geografi Sosial
1. Geografi fisik
Geografi fisik adalah ilmu yang mempelajari tentang element penting dalam
lingkungan fisik manusia (Strahler, hal 3).
Cabang dari ilmu alam yang termasuk dalam Geografi fisik adalah atmosfer,
pengetahuan mengenai meteorologi dan klimatologi, oceanografi fisik, geologi,
pengetahuan tanah, ekologi tumbuhan, biogeografi, dan geomorfologi (Strahler, hal
3).
Untuk Geografi fisik, mata kuliah yang telah diambil mahasiswa semester
satu dan dua terdiri dari: Geologi, Praktikum Geologi, Geomorfologi, Praktikum
Geomorfologi, Meteorologi Klimatologi, Praktikum Meteorologi Klimatologi,
Geografi tanah, Praktikum Geografi tanah, Oceanografi.
2. Geografi sosial
Geografi sosial sebagai suatu ilmu social yang memandang manusia sebagai
objek telaahnya atau dapat dikatakan menempatkan manusia dipusat telaahnya
(Daldjoeni, 1997:82).
Untuk Geografi sosial, mata kuliah yang sudah diambil mahasiswa semester
satu dan dua terdiri: Geografi social dan Geografi penduduk atau Demografi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar